( Always give the best )

Selasa, 05 Maret 2013

Contoh Puisi Tentang Lingkungan Hidup

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

        Contoh Puisi Tentang Lingkungan Hidup - Hai, sobat Education's .. banyak sekali kumpulan contoh puisi yang ada di dunia maya, nah .. pada kesempatan ini saya akan share tentang " Contoh Puisi Tentang Lingkungan Hidup " karena ini adalah salah satu tugas saya di sekolah, maka saya akan share beberapa contoh puisi bertema " Lingkungan Hidup " berikut ..

Cintai Lingkungan Hidup



Hari-hari dilalui dengan penuh keakraban, kasih sayang yang indah


Akhlak yang mulia pada siapa saja

Turut serta menciptakan lingkungan sehat dan bersih

dengan nurani jernih


hidup higienis, humanis, harmonis
Menjadi anak-anak yag manis
Rumah dan suasana sekitar ditata asri
Indah menyejukan pandang
Disinglirkan sampah-sampah
Pemandangan yang mengeruhkan jiwa



Hutan


Pohon kini enggan tumbuh
Karena hutan itu telah gersang

Hujan yang mengguyur hanya lewat

Tak ada resapan setetes air pun tak tersisa




Kita tengok asal muasal hutan itu

Ketamakan menjadi biang keladi

Dibabadlah pohon semua untuk diambil kayu

dan sebagian pohon dibakar




Mungkin si pohon telah bosan dengan semua ini

terputuslah perjanjian agung simbiosis mutualisme

manusialah yang pertama kali memutusnya ujar pohon

Langkah selanjutnya pohonpun enggan tumbuh




Kini manusia merayu-rayu si pohon agar tumbuh seperti dulu

Menempatkanya disetiap penjuru hutan itu

Menungguinya dengan telaten berharap si pohon berubah fikiran

Namun hari ini si pohon masih juga enggan tumbuh



Puisi Tentang Alamku




Burung berkicau berterbangan..


Menatap Senang mentaripun besinar

Seakan memberikan senyuman terbaiknya kepadaku..

Hembusan angin menyapa dengan halusnya..

Membuat rerumpuan menari indah
Tampak disana sebuah pohon
Pohon nan kokoh tak goyah..
Melindungi apapun dibawahnya..
Inilah alam impianku…




Sekejap

Tanah Longsor…


Banjir…

Hujan Terbakar…

Kekeringan…

Gunung Meletetus…. TAAARRRR!!!
SEKEJAP!!
Sekejap semuanya datang
Sekejap menghancurkan
Sekejap menenggelamkan
Sekejap pula semua itu binasa..
Hanya sekejap…
Hanya sekejap…
Itu semua karena kau!
Kau rusak bumiku..
Kau siasiakan bumiku..
Tak sedikitpun kau sisah kan hakku.
Kini semua telah hilang.. sekejap.. 




Tangisan Anak Cucuku

Memandang jauh keujung sana


Melihat dirinya begitu bahagia

Tawa,riang menghiasi sekelilingnya

Indah nian kehidupannya

Memandang iriku melihatnya
Disiniku sendiri tanpa bahagia
Sedih,gundah rasanya
Semua begitu berbeda
Tampak disana diriku yang dulu
Melambai-lambai dengan girangnya
Menghabiskan segala yang ada
Hingga lupa anak cucunya
Kini tinggallah aku disini, sisa sisa sampah mereka..




Kau dan Tipuan Busukmu


Ya..ya..kutau kau merasa bangga

Dan akupun tau dirmu yang hanya penuh tipu daya

Kau berkoak-koak tentang lingkungan

Sok peduli dengan lingkungan
Sok tau tentang lingkugan

Apa..apa yang kau bisa?
Jangankan memersihkan lingungan..
Memungut sampah saja kau jijik..
Menanam pohon saja kau takut tanganmu kotor..
Gotong royong takut keringatan,
Takut badanmu baulah.. Bersetan dengan itu semua..
Kau tetaplah dirimu yang penuh tipuan busukmu..




Ulah Manusia



Tanah berkata..

Aku tanah tapi sudah kehilangan zat haraku..

Itu semua karena pestisida dari tuanku.


Lalu rumput berkata
Aku rumput tapi aku sakit
Aku susah bernafas susah tumbuh,
Lihatlah tubuhku penuh dengan debu..

Lalu udara berkata
Aku udara yang telah tercemar
Aku tercemar karena asap kendaraan dan aktifitas manusia

Lalu airpun berkata
Aku air tapi warnak tak jernih lagi
Aku tercemar karena limbah pabrik manusia
Lihatlah temanku ikan, karanglaut tak seelok lagi..


Bumi Hijau



Bumi hijau tempatku bediri

Disini aku tumbuh dan berkembang..

Angin,air,tanah,pohon-pohon bersamaku

Menemaniku bermain
Menemaniku bercanda gurau
Melindungiku…
Indah nian bumi hijauku
Tak ingin rasanya aku merusaknya
Kan ku jaga bumi hijauu
Selamanya…




Menyesal



Wahai Kalian semua 

Kalian yang teah diberi amanah

Mengapa kalian lengah begitu saja ?

Lupakah kalian akan kewajiban kalian

Coba liat sekitarmu
Apakah ini lebih baik daripada sebelumnya?
Ataukah malah jauh lebih-lebih buruk ?
Lalu apa yang dapat kalian peruat sekarang?
Hanya menyesa?
Ya.. Hanya menyesal…





Aku Bangga




Tanah Subur
Air Jernih

Udara Segar


Tanaman tersenyum manis
Melambai dengan girangnya
Hewan bermain bercanda gurau
Seakan melengkapi keindahan alam ini

Disini bersih, disana bersih
Membuat mata lekat memandang 
Disii bersih disana bersih
Membuat tubuh nyaman dimana-mana

Aku bangga akan amanah untukku..
Aku bangga akan lingkunganku
Aku bangga aka alam indahku
Bagaimana dengan dirimu ?


Tak Seindah Dulu

Mentari bersinar, tapi tak seindah dulu


Hutan hijau, tak sehijau dulu

Langit cerah, tak secerah dulu

Laut biru, tak sebiru dulu

Tanah subur, tak sesubur dulu lagi
Sawah, gunung, kini tak seelok dulu lagi
Indahnya lingkunganku..
Indahnya lingkunganmu..
Tapi tak akan seindah dulu lagi..


         Nah .. itulah kumpulan contoh puisi yang bertema " Lingkungan Hidup ".Ok, sekian dulu postingan saya tentang " Contoh Puisi Tentang Lingkungan Hidup " Semoga  bermanfaat.Terima kasih.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Contoh Puisi Tentang Lingkungan Hidup

13 komentar:

  1. nice post sob.. semoga sukses selalu..,, coment balik ya sob ^_^ http://genkacyber-pkp.blogspot.com

    BalasHapus
  2. thanks... jgn lupa kunjungi
    azwarsuaib.blogspot.com

    BalasHapus
  3. wah, keren artikelnya gan
    Makasih dah mau share
    Jangan lupa komen backnya di http://adeputra-pkp.blogspot.com
    Salam Blogger

    BalasHapus
  4. Beragam judulnya..semua buat sendiri ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe, nggak semua saya buat sendiri :D

      Hapus
    2. kok nggak disebutkan penulisnya, salam

      Hapus
  5. puisinya bagus-bagus, salam

    BalasHapus
  6. Ini puisi karangan siapa ya? Kalau mau dipake, harus menyantumkan nama siapa? Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenarnya ini karangan saya dan teman saya,
      tapi kalo mau dipake, silahkan cantumkan nama saya saja, terima kasih ..

      Hapus
  7. Saya suka yang puisi tak seindah dulu. Buat sendiri ya?

    BalasHapus

Sebelumnya saya ucapkan terimakasih karena telah berkunjung ke blog saya dan saya mohon agar anda berkomentar mengenai artikel yang sudah saya tulis, terimakasih ya....